23 July 2011

Timnas

Suatu pagi, sesaat setelah timnas melakukan latihan rutin menjelang piala AFF di lapangan C senayan, ada seseorang rekan wartawan menemui saya. Orang tersebut memperkenalkan diri dengan nama Martinus dari majalah FourFourTwo Indonesia, dia berkata jika ingin membuat profil saya untuk majalah tersebut diatas..  Awalnya saya sempat menolak, akan tetapi setelah melakukan pembicaraan beberapa saat, akhirnya sayapun menyetujuinya. Saya menyetujuinya dengan satu syarat, yaitu wawancara dilakukan melalui email, disamping untuk mempermudah keadaan, wawancara melalui email juga akan terasa lebih nyaman, baik untuk penanya maupun bagi saya sendiri..  Secara pribadi, saya memang merasa lebih nyaman jika menjawab pertanyaan melalui email. Karena disamping tidak perlu susah-susah untuk mengatur waktu ketemu, tentu juga akan membuat si penanya dapat menerima jawaban saya secara detail, tanpa harus bersusah payah mencatat jawaban yg terkadang malah membuat jawaban tadi menjadi membingungkan…  Dengan melalui email, saya dapat menjawab pertanyaan kapan saja saya mempunyai waktu luang. Biasanya saya akan menjawab nya di waktu setelah makan malam, dimana saya mempunyai waktu bebas tanpa ada kegiatan yg berhubungan dengan tim..  Biasanya saya akan meminta waktu tidak lebih dari 2 x 24 jam untuk mengirim kembali jawaban tersebut. Satu hal yg paling penting, dengan melakukan wawancara melalui email, saya membunyai bahan yg valid untuk saya share di situs pribadi saya. Dengan begitu, rekan-rekan semua dapat membandingkan hasil wawancara tersebut dalam versi aslinya dengan versi cetak di majalah, sehingga jika terdapat kesalahan pemuatan atau terjadi penambahan atau pengurangan dari versi aslinya, maka rekan-rekan dapat mengoreksinya sendiri…  Karena secara jujur saya katakan, jika saya sering merasa tidak puas dengan hasil wawancara secara langsung, karena sering apa yg di muat tidak sesuai dengan apa yg di sampaikan. Mungkin sebenarnya hal tersebut tidak dilakukan dengan sengaja, mungkin hal tersebut terjadi karena mereka harus mencatat dengan cepat jawaban-jawaban saya, sehingga seringkali terjadi kesalahan penulisan ataupun kekurangan..  Saya rasa hal tersebut juga di alami oleh pemain-pemain yg lain, yg terkadang merasa kurang puas dengan hasil wawancara yg di muat di media. Di belahan dunia manapun dan dalam profesi apapun, akan selalu ada sedikit ruang diantara para wartawan dan narasumbernya yg tidak dapat terisi dengan baik , maka dari itu saya lebih suka menjawab pertanyaan melalui email. Tidak ada sedikitpun dalam benak saya untuk ingin menjadi eksklusif, semua itu saya saya lakukan agar terjadi kerjasama yg baik, saling menghargai dan tidak saling merugikan. Itu saja, tidak lebih dan tidak kurang…  Dibawah ini saya lampirkan hasil wawancara saya dengan saudara Martinus Raya Bangun dari Majalah FourFourTwo yg kami lakukan melaui email. Melalui artikel ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada saudara Martinus karena telah mau menerima syarat yg saya kemukakan, terima kasih

No comments: